Bupati Haili Yoga Hadiri dan Buka Intermediate Training (LK-2) HMI Tingkat Nasional

4

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Opening Ceremony Intermediate Training (LK-2) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang di hadiri seluruh peserta dari berbagai daerah berlangsung di Gedung Pendari Takengon, Kamis (30/7/2026).

Ketua Panitia sekaligus Ketua HMI Cabang Takengon, Afdhal Gifari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir pada pembukaan kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Intermediate Training (LK-2) merupakan agenda kaderisasi yang secara rutin diselenggarakan HMI di Takengon pada setiap periode kepengurusan.

Menurutnya, LK-2 bukan sekadar jenjang pelatihan formal dalam HMI, tetapi menjadi ruang bagi kader untuk bertukar gagasan, memperkuat kapasitas intelektual, serta merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi bangsa dan daerah.

“Melalui forum ini kami berharap lahir gagasan-gagasan yang nantinya dapat menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya Kabupaten Aceh Tengah. HMI ingin hadir memberikan ide, pemikiran, dan nutrisi intelektual untuk membantu pemerintah dalam memajukan daerah”, ungkap Afdhal.

Sementara itu, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi aktif antara pemerintah dan generasi muda, khususnya mahasiswa.

Ia mendorong kader HMI untuk tidak hanya menjadi kelompok yang menyampaikan kritik, tetapi juga menghadirkan solusi melalui data, riset, dan gagasan yang dapat diimplementasikan dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah membutuhkan anak-anak muda yang mampu menghadirkan ide dan bekerja bersama membangun daerah. Kritik tentu diperlukan, tetapi yang lebih penting adalah memberikan solusi dan gagasan yang bisa diwujudkan”, ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Haili Yoga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang dapat didukung oleh mahasiswa, di antaranya gerakan kebersihan lingkungan melalui pengawasan terhadap pembuangan sampah sembarangan, pendataan kebutuhan pipanisasi air bersih di desa-desa, hingga pendataan masyarakat penerima bantuan bibit kopi yang saat ini tengah disalurkan pemerintah.

Selain itu, Bupati mengajak HMI ikut berperan dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Aceh Tengah melalui keterlibatan dalam penilaian kebersihan, kualitas pelayanan instansi pemerintah, hingga penyampaian gagasan kreatif yang dapat memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Menurutnya, semangat pengabdian kepada masyarakat harus menjadi bagian dari proses kaderisasi organisasi mahasiswa.
“Pengkaderan adalah investasi kepemimpinan. Ketua akan berganti, tetapi kader harus terus lahir. Karena itu manfaatkan LK-2 ini untuk membangun kapasitas diri sekaligus menghasilkan pemikiran yang bermanfaat bagi daerah dan bangsa” tutupnya. (RH/ProkopimAT)