Hangat dan Penuh Keakraban, Bupati Haili Yoga Silaturahmi dengan Induk Semang Kafilah Aceh Tengah di Akhir MTQ ke-37 Pidie Jaya

45

Meureudu – Di balik meriahnya penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Aceh di Kabupaten Pidie Jaya, ada kisah hangat dari kontingen Kabupaten Aceh Tengah yang tak kalah menarik.

Selama pelaksanaan MTQ, para kafilah Aceh Tengah menumpang di rumah salah satu keluarga setempat yang kemudian menjadi seperti keluarga sendiri selama kurang lebih seminggu.

Kehangatan hubungan itu tampak jelas saat Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, menyempatkan diri bersilaturahmi dengan induk semang yang telah mendukung penuh para kafilah selama di Meureudu Pidie Jaya.

Suasana penuh haru mewarnai pertemuan itu, Para ibu yang selama ini memasak dan melayani para peserta tampak terharu melepas kafilah Aceh Tengah kembali ke kampung halaman.

Bupati Haili Yoga dengan gaya khasnya yang ramah dengan candaan khasnya, berbincang santai dengan keluarga tuan rumah dan masyarakat sekitar.

“Orang Aceh Tengah itu ramah-ramah dan daerahnya indah, nanti kalau ke Takengon saya kawani arung jeram dan ibu-ibu ini dulunya cantik-cantik semua”, ucap Bupati sambil tersenyum, disambut tawa hangat para ibu-ibu dan masyarakat setempat, jumat (07/11/2025).

Tak hanya itu, ada kisah kecil yang menjadi simbol kebersamaan. Saat pembukaan MTQ beberapa hari sebelumnya, Bupati Haili Yoga sempat menunjuk pohon mangga di halaman rumah induk semang yang sedang berbuah, dan sebelumnya pada saat mengantar pertama kali Bupati Haili sempat meminta buah mangga untuk dirinya.

“Jaga dulu mangganya, nanti kita petik saat penutupan,” katanya kala itu.

Janji itu benar-benar ditepati. Usai penutupan MTQ, Bupati Haili Yoga bersama induk semang memetik langsung buah mangga yang sudah masak, menjadi penanda berakhirnya kebersamaan manis antara tuan rumah dan kafilah Aceh Tengah.

MTQ ke-37 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, dan diumumkan bahwa Kabupaten Aceh Barat Daya akan menjadi tuan rumah MTQ ke-38 mendatang.

Namun bagi masyarakat Meureudu dan kafilah Aceh Tengah, kisah kebersamaan yang terjalin selama MTQ ini akan selalu dikenang sebagai wujud nyata terbangunnya tali persaudaraan. (RH/ProkopimAT)