Kampung Terang Engon Masih Terisolir, Bupati Aceh Tengah Turun Langsung Serahkan Bantuan dan Layani Warga Terdampak

31

Takengon – Satu kampung di Kecamatan Silih Nara, yakni Kampung Terang Engon, hingga kini masih terisolir akibat jembatan terputus yang menjadi satu-satunya akses menuju kampung tersebut. Kondisi ini menyebabkan aktivitas dan mobilisasi masyarakat sangat terbatas pascabencana.

Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, turun langsung ke lokasi pada Senin (29/12/2025) bersama Ketua TP PKK Aceh Tengah Risnawati, para kepala SKPK, serta Brigjen Mohammad Syech Ismed selaku perwakilan BNPB. Untuk mencapai lokasi, rombongan harus melewati sungai dengan menggunakan tali sling, di tengah arus air yang deras dan bebatuan besar.

Berdasarkan data sementara, di Kampung Terang Engon terdapat 4 rumah rusak parah dan 1 jiwa meninggal dunia akibat bencana. Hingga saat ini, masyarakat masih menggunakan tali sling sebagai sarana penyeberangan sungai untuk beraktivitas sehari-hari.

Bupati Aceh Tengah menyampaikan bahwa secara keseluruhan masih terdapat 38 kampung di Kabupaten Aceh Tengah yang terisolir, namun jumlah tersebut terus berkurang.

“Sebelumnya ada 88 kampung yang terisolir. Alhamdulillah, progres pembukaan akses terus berjalan dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik”, kata Haili.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus mengebut pemulihan dan pembukaan akses jalan, agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal seperti sedia kala.

Saat ini, warga Kampung Terang Engon mengungsi di SD Negeri 18 Silih Nara. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aceh Tengah menyerahkan langsung bantuan sembako, sandang pangan, serta bantuan uang pembersihan rumah bagi masyatakat yang terdampak seberas Rp. 500.000 perumah.

Selain bantuan logistik, pemerintah daerah juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung di lokasi, Disdukcapil langsung mengganti KTP warga yang hilang akibat bencana, Ijazah yang hilang akan diproses dan digantikan dengan bantuan Dinas Pendidikan, Cabang Dinas, dan Kementerian Agama dan Sertifikat tanah yang hilang atau rusak juga akan dibantu melalui Dinas Pertanahan.

“Pelayanan ini kami hadirkan langsung di lokasi. Pemerintah harus hadir melayani masyarakat”, lugas Bupati Haili Yoga.

Dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda, Bupati menegaskan agar aktivitas anak-anak tetap berjalan.
“Anak-anak harus tetap sekolah dan sore tetap mengaji. Kita tidak boleh berhenti hanya karena bencana”, ujarnya.

Bupati Aceh Tengah juga menyempatkan diri menghibur anak-anak pengungsi bersama tim trauma healing, untuk memulihkan kondisi psikologis mereka pascabencana. (RH/ProkopimAT)