Kunjungi Pusat Promosi Kerajinan Gayo, Ketua Dekranasda Aceh Tengah Gelar Rapat Kerja Perdana

43

Takengon – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Tengah gelar rapat kerja perdana, dalam rangka persiapan kunjungan Tim pembinaan Dekranasda Aceh yang akan melakukan kunjungan pembinaan Desa Kerajinan di Kabupaten Aceh Tengah.

Dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Aceh Tengah, Risnawati, S.SIT, didampingi Wakil Ketua Harian Dekranasda Aceh Tengah, dr. Maulida M.Sc., Sp.S. serta diikuti jajaran, bertempat di Showroom Galeri Pusat Promosi Kerajinan Gayo, Dekranasda Aceh Tengah yang berada di Paya Ilang, Kecamatan Bebesen, Takengon Aceh Tengah, Selasa Siang (03/06/2025).

Secara garis besar pada rapat tersebut, Ketua Dekranasda Aceh Tengah, membahas dan mengkoordinasikan berbagai hal terkait dengan pengembangan industri kerajinan yang telah dibina Dekranasda Aceh Tengah, serta membahas program kerja, evaluasi kegiatan, dan strategi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk kerajinan lokal yang telah dilaksanakan selama ini.

Serta secara khusus mengulas, upaya peningkatan kemampuan perajin yang berdaya saing, dengan berbagai langkah pembinaan kepada perajin untuk lebih berkembang dalam kreativitas produk kerajinan yang berbasis warisan tradisi dan budaya daerah yang bertujuan untuk mewujudkan visi Dekranas yaitu memakmurkan para Perajin dan untuk menjaga kelestarian warisan budaya, meningkatkan kualitas produk kerajinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Ketua Dekranasda Aceh Tengah, Ny. Risnawati Haili Yoga, mengingatkan Tugas Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) adalah menggali, melestarikan, membina, dan mendorong potensi seni dan kerajinan, agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

“Selain itu juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan, dengan menyelaraskan program kerja dengan visi dan misi daerah. Dekranasda juga dapat membantu mempromosikan produk-produk Industri Kecil Menengah dan UMKM di daerah, khusus nya di Aceh Tengah ini”, Ulasnya.

Lebih lanjut disampaikan perlu dilakukan fasilitasi dan pembinaan para perajin dalam upaya meningkatkan daya saing. Diantaranya melalui peningkatan kualitas desain, kemasan, dan branding. Selain itu perlu juga dilakukan fasilitasi terhadap akses pendanaan, bahan baku, promosi serta pemasaran.

“Kami berharap, semoga kedepannya peran Dekranasda Aceh Tengah ini dapat membawa kemajuan bagi produk lokal dan industri kreatif yang ada di wilayah Kabupaten Dataran Tinggi Gayo”, Harapnya.

Ketua Dekranasda Aceh Tengah juga menambahkan, Dekranasda sebagai mitra pemerintah merupakan wadah partisipasi masyarakat bukan hanya tingkat daerah namun juga secara luas hingga ke tingkat Nasional.

“Jadi tugas kita membantu mewujudkan nya, membina dan mengembangkan kerajinan untuk menjaga eksistensi kerajinan tersebut. Kerajinan merupakan karya cipta yang bernilai seni budaya dan ekonomi yang melibatkan berbagai sektor pembangunan seperti perindustrian, kebudayaan, koperasi, pariwisata, perdagangan, aset, perizinan, dunia usaha, dan juga bantuan dari perbankan”, Pungkas Ketua Dekranasda Aceh Tengah, Risnawati, S.SIT, menarik kesimpulan dari pertemuan tersebut. (HMA/ProkopimAT)