Lantik 95 Pengurus FGBK Gayo Belangi, Bupati Haili Yoga Minta Tidak Ada Siswa Luput dari Perhatian Guru BK
Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., melantik secara resmi 95 pengurus Forum Guru Bimbingan Konseling (FGBK) Gayo Belangi Kabupaten Aceh Tengah periode 2026–2029, di Gedung Ummi Pendopo Bupati Aceh Tengah, Jumat (30/10/2026).
Pelantikan tersebut diikuti 95 pengurus yang berasal dari tiga unsur pendidikan, yakni 46 orang dari Dinas Pendidikan, 20 orang dari Kantor Kementerian Agama, dan 29 orang dari Cabang Dinas Pendidikan.
Turut hadir Ketua MPD Aceh Tengah, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Bunda Guru Aceh Tengah, pengurus Tim Satgas Program Sekolah Belangi, Ketua PGRI, IGI, Korwasda Pendidikan, serta jajaran pengurus dan anggota FGBK. Dalam prosesi pelantikan, Bupati Haili Yoga membacakan ikrar pengukuhan yang kemudian diikuti seluruh pengurus yang dilantik.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa guru Bimbingan Konseling (BK) memiliki peran penting dalam memahami kondisi psikologis, latar belakang keluarga, serta perkembangan setiap peserta didik. Menurutnya, tugas guru BK tidak sebatas menjalankan administrasi sekolah, tetapi harus hadir sebagai pendamping dan pembimbing bagi siswa.
“Tidak boleh ada satu anak pun yang tidak diketahui kondisinya oleh guru BK. Kita harus memiliki data yang akurat, mengetahui siapa anak yang berprestasi, siapa yang membutuhkan bimbingan khusus, bagaimana kondisi ekonomi dan keluarganya, sehingga setiap persoalan dapat kita tangani dengan baik”, tegas Bupati.
Ia meminta seluruh guru BK membangun komunikasi aktif dengan orang tua dan keluarga siswa. Pendekatan tersebut dinilai penting agar setiap permasalahan peserta didik dapat dipahami secara menyeluruh dan dicarikan solusi bersama.
Bupati juga berharap FGBK Gayo Belangi segera menyusun program kerja dan rencana aksi nyata untuk tahun 2027. Program tersebut diharapkan terintegrasi dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan, pembentukan karakter, serta perlindungan moral dan nilai-nilai adat istiadat Gayo bagi generasi muda.
Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan penguatan nilai agama dan adat budaya. Ia mendorong guru BK bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk MPU dan unsur masyarakat, agar pembinaan generasi muda tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk akhlak dan perilaku yang baik.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada MPD dan seluruh guru yang telah membangun forum ini. Semoga kehadiran FGBK dapat membantu anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang baik dan memiliki masa depan”, ungkapnya.
Bupati Haili Yoga juga mengajak seluruh guru memberikan pendampingan dengan ketulusan, kepedulian, dan pendekatan yang humanis. Sebab, perhatian dan senyuman seorang guru dapat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri serta masa depan peserta didik. (RH/ProkopimAT)
