Staf Ahli Kemasyarakatan Buka Secara Resmi Sosialisasi Pencegahan Penyakit Masyarakat

297

Takengon – Penjabat Bupati Aceh Tengah Ir. T. Mirzuan, MT, yang diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Ir. Khaidir, MM, membuka secara resmi Sosialisasi Pencegahan Penyakit Masyarakat, yang berlangsung di Hotel Lingeland Takengon, Rabu (20/09/2023).

Sosialisasi tersebut mengangkat tema ‘berantas peredaran narkoba, minuman keras, judi, seks bebas, dan kriminalitas lainnya untuk melahirkan pemilih yang cerdas pada Pemilu dan Pemilukada tahun 2024’. Serta diikuti oleh unsur pemuda pemudi Kampung, Siswa/i SMA/Sederajat, dan Tokoh Agama di Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam sambutan tertulis Penjabat Bupati Aceh Tengah mengucapkan, terima kasih dan rasa apresiasi yang tinggi dalam penyelenggaraan sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat.

“kami memberikan apresiasi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Tengah beserta jajarannya yang telah menginisiasi sosialisasi terkait pencegahan penyakit masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah ini,” ucap Khaidir.

Ia menambahkan, Penyakit masyarakat atau kata lain penyakit sosial merupakan suatu keadaan yang dianggap tidak sesuai dengan norma hukum yang berlaku, adat istiadat, kebiasaan, dan norma agama.

Bentuk-bentuk penyimpangan tersebut, apabila terus berkembang akan menyebabkan timbulnya penyakit sosial dalam masyarakat, dengan kata lain, penyakit sosial adalah bentuk penyimpangan terhadap norma masyarakat yang dilakukan secara terus-menerus.

“maka dari itu, kami berharap dengan dilakukannya sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat dapat membentuk pemilih pemula yang cerdas dalam menghadapi Pemilu dan Pemilukada 2024,” ujarnya.

Kemudian, berdasarkan dari permasalahan – permasalahan sosial yang terus berkembang di masyarakat khususnya pada pemilih pemula yang baru pertama kali mengikuti pesta demokrasi, baik itu Pemilu maupun Pemilukada.

Tentunya penyakit masyarakat ini tidak datang dengan sendirinya, namun juga memiliki penyebab seperti perbedaan status sosial, dan kurangnya pemahaman agama, kebutuhan ekonomi yang mendesak, media sosial, dan pengaruh lainnya.

“untuk itu, agar kiranya kita bersama dapat mencegah hal-hal demikian, karena ini sangat dekat kaitannya dengan kestabilan emosi kita, terkhususnya bagi pemilih pemula,” kata Khaidir.

“apabila kita terjauh dari penyakit demikian, tentu kedepannya generasi muda kita dapat menjadi pemilih pemula yang dapat memilih dengan cerdas berdasarkan akal sehat dalam menentukan pilihannya,” lanjutnya.

Sebagai penutup dalam sosialisasi tersebut Penjabat Bupati Aceh Tengah melalui sambutan tertulisnya mengharapkan, agar pelaksanaan sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat dapat berjalan dengan lancar.

“bagi para peserta sosialisasi, diharapkan mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan baik dan dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini, yang nantinya dapat diimplementasikan dengan baik bagi pemilih pemula yang cerdas dalam menentukan masa depan bangsa kita.” harap Khaidir melalui sambutan tertulis Penjabat Bupati Aceh Tengah. (AS/ProkopimAT)

X