Asisten III Mewakili Bupati Aceh Tengah Buka Sosialisasi Pendidikan Politik dan Peran Ormas

142

Takengon – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Sukirman, S.STP. M.Ec.Dev mewakili Bupati Aceh Tengah, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik dan Peran Organisasi Kemasyarakatan yang berlangsung di Oproom Setdakab setempat, Senin (26/05/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Tengah ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan ormas tentang pentingnya partisipasi politik yang sehat serta peran konstruktif ormas dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutan tertulis Bupati Aceh Tengah, Asisten III, Sukirman menekankan pentingnya pendidikan politik sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas dan partisipatif.

Beliau mengingatkan bahwa pendidikan politik bukan hanya tentang memahami sistem pemerintahan atau proses pemilu, tetapi juga tentang bagaimana kita sebagai warga negara bisa berkontribusi aktif dan positif dalam setiap sendi pembangunan.

“Kita harus memastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil, setiap suara yang kita sampaikan, didasari oleh pemahaman yang utuh dan bertanggung jawab” ujar Sukirman.

Lebih lanjut, Sukirman juga menyoroti peran vital ormas sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, ormas memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan, penyalur aspirasi, dan pilar demokrasi di tingkat akar rumput.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap ormas dapat semakin memperkuat kapasitasnya, menjalin sinergi, dan bersama-sama pemerintah mewujudkan visi pembangunan Aceh Tengah yang lebih maju dan sejahtera.”

Sukirman juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya, berdiskusi aktif, dan membawa pulang ilmu serta semangat baru untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Aceh Tengah, Sarwa Jalami, dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan agenda penting dalam upaya menciptakan masyarakat yang melek politik dan ormas yang berdaya.

“Target kita, melalui kegiatan ini, masyarakat dan ormas dapat semakin memahami hak dan kewajiban politiknya, serta mampu menjadi mitra pemerintah dalam memajukan Aceh Tengah,” ujar Sarwa Jalami.

Menurutnya, politik yang kuat diharapkan dapat membekali masyarakat dengan pengetahuan dan kesadaran untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi, sementara penguatan peran ormas diharapkan dapat mendorong terciptanya kontrol sosial yang efektif dan penyaluran aspirasi yang konstruktif dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam kegiatan yang diikuti 80 orang peserta ini menghadirkan tiga pemateri masing-masing Alwin Taniro selaku Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGP Takengon, AKBP. Dody Indra Eka Putra Kapolres Aceh Tengah dan Gamvinoza selaku Kaur TU Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Takengon. (IMH/ProkopimAT)