Takengon – Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, turut memeriahkan peringatan Milad ke-X Pesantren Maqamam Mahmuda Takengon. Kehadiran orang nomor satu di Aceh Tengah ini menjadi wujud dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan pendidikan Islam di wilayah tersebut.
Perayaan satu dekade Pesantren Maqamam Mahmuda ini tidak hanya menjadi ajang syukur, namun juga diisi dengan kegiatan edukatif dan kreatif, yakni Seminar Nasional dan Pagelaran Seni.
Pimpinan Yayasan Maqamam Mahmuda, Dr. Abdiansyah Linge, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para tamu undangan dan mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan pesantren selama sepuluh tahun terakhir. Beliau juga menegaskan komitmen yayasan untuk terus berinovasi dalam memberikan pendidikan yang berkualitas.
Dikatakannya melalui peringatan milad ini, diharapkan dapat menjadi momentum bagi Pesantren Maqamam Mahmuda untuk terus berkiprah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul di Aceh Tengah.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada Pesantren Maqamam Mahmuda atas dedikasinya selama satu dekade dalam mendidik generasi muda Aceh Tengah.
“Saya merasa sangat berbahagia dapat hadir di tengah-tengah keluarga besar Pesantren Maqamam Mahmuda dalam memperingati milad yang ke-10 ini,” ujar Bupati Haili Yoga.
“Sepuluh tahun bukanlah waktu yang singkat, dan dalam kurun waktu tersebut, pesantren ini telah menunjukkan kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter dan keilmuan anak-anak kita. Ini adalah aset berharga bagi Kabupaten Aceh Tengah” lanjutnya.
Haili Yoga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, termasuk pesantren, dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan pesantren sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan pendidikan.
“Kami percaya bahwa pendidikan agama yang kuat adalah fondasi utama bagi terciptanya generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ingat Bupati.
Lebih lanjut Haili Yoga juga mengapresiasi inisiatif pesantren dalam menggelar Seminar Nasional dan Pagelaran Seni sebagai bagian dari rangkaian milad. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menambah semarak perayaan, tetapi juga memberikan ruang bagi para santri untuk mengembangkan potensi diri dan menambah wawasan.
“Ini sejalan dengan visi kami untuk mewujudkan Aceh Tengah Islami, maju, sejahtera dan berkeadilan.” pungkasnya.
Beliau berharap Pesantren Maqamam Mahmuda dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya di Aceh Tengah.
Pada puncak peringatan milad yang digelar pada Rabu, (14/05/2025) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Basnang Said. Hadir pula Guru Besar Sejarah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Prof. Dr. Hasan Asari, serta Guru Besar Filsafat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, Prof. Dr. Zulkarnain.
Selain itu tampak hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Fitriana Mugie, Kepala Kantor Kemenag Aceh Tengah, serta para tokoh masyarakat dan pemuka agama. (IMH/ProkopimAT)
