Bupati Shabela Resmikan Mobil Pelayanan Publik Dinas Kominfo

55

Takengon – Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar disela-sela Rapat Internal dengan pejabat terkait yang dilaksanakan di Pendopo setempat, menyerahkan dan meresmikan operasional Mobil Pelayanan Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (30/12).

Saat menyerahkan kunci dan STNK secara simbolis kepada Kadis Kominfo, Bupati meminta agar mobil yang akan dioperasionalkan sebagai Mobil Pelayanan Publik Berbasis Internet ini dapat membantu memudahkan masyarakat dalam mengakses internet yang menjangkau seluruh pelosok daerah.

“Saya serahkan kunci secara simbolis, semoga dengan hadirnya mobil pelayanan publik ini dapat membantu masyarakat kita untuk mengakses internet, terutama di daerah-daerah yang tidak terakses internet dengan baik” tutur Bupati.

Bupati berharap, hadirnya kendaraan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, terutama bagi para siswa atau kelompok pelajar yang kerap menjalani seleksi/ujian berbasis komputer dan internet.

Usai pengecekan kondisi fisik dan penyerahan kunci mobil, Bupati Shabela dengan didampingi Plt. Sekretaris Daerah, Arslan Abd. Wahab, Kepala Bappeda Amir Hamzah dan Kadis Kominfo Khairuddin melakukan uji coba (test drive) mengelilingi seputaran kota Takengon, yang dikendarai langsung oleh orang nomor satu di kabupaten itu.

Sebelumnya Kadis Kominfo, Khairuddin menyebut mobil operasional berjenis Mitsubishi Triton Double Cabin itu merupakan pengadaan Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah yang bersumber dari dana DOKA Tahun Anggaran 2020.

Dikatakannya, seyogianya pengadaan Mobil Pelayanan Publik ini telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti PSN, Repeater, Modem dan piranti pendukung lainnya, namun karena refocusing anggaran pada tahun ini, maka pengadaan perangkat pendukung akses jaringan internet akan dialokasikan pada Tahun Anggaran 2021 mendatang.

“Insya Allah Tahun 2021 ini, piranti pendukung lainnya akan kita persiapkan” ujar Khairuddin.

Khairuddin melanjutkan bahwa keberadaan mobil operasional pelayanan publik nantinya akan mendukung peningkatan jangkauan akses internet bagi masyarakat yang berada di kawasan terpencil atau tidak terakses internet (blank spot) sekaligus menjadi upaya dalam mengatasi kesenjangan digital di daerah ini.

“Jadi kendaraan ini nantinya menyediakan layanan internet bergerak atau Mobile Community Access Point yang dapat memancarkan akses wifi untuk beberapa client” tutup Khairuddin atau yang lebih akrab disapa Yoes. (IMH/Humas)