Hadir di Sosialisasi Pembangunan 2027 Bersama Pemuda, Bupati Haili Yoga: Pemuda Harus Jadi Pengawal Pembangunan

1

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, hadir dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembangunan Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2027 bersama Organisasi Kepemudaan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (30/10/26).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan informasi kepada publik, sehingga masyarakat yang dalam hal ini diwakili oleh organisasi kepemudaan dapat mengawal pembangunan Kabupaten Aceh Tengah ke arah yang lebih baik.

Kegiatan diawali dengan paparan arah pembangunan Kabupaten Aceh Tengah oleh Kepala Bappeda, Jumadil Enka. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa dalam menjalankan program pembangunan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menetapkan tugas masing-masing OPD sesuai dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) pada dinas yang bersangkutan.

Selanjutnya dilaksanakan sesi penyampaian pendapat dan pertanyaan oleh organisasi kepemudaan.

Gusti dari Gerakan Pemuda Al-Washliyah menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini baru ditemuinya pada masa jabatan Bupati saat ini. Ia mengucapkan terima kasih atas undangan yang telah membuka wawasan mereka, terlebih penjelasan dari Kepala Bappeda hampir seluruhnya berbasis data dan ini merupakan hal yang berbeda dari sebelumnya. Gusti juga menyoroti terkait perbaikan moral di kalangan siswa-siswi Aceh Tengah yang harus diperbaiki dengan membentuk Peraturan Bupati untuk menyamakan persepsi dan aturan yang jelas.

Selanjutnya, Asraf dari Presiden Mahasiswa berpendapat bahwa pembukaan lapangan kerja bagi pemuda dapat mengurangi angka kejahatan dan perilaku negatif seperti judi online (judol). Menurutnya, pemuda yang terjerumus ke hal negatif rata-rata adalah mereka yang tidak memiliki pekerjaan.

Sadikin dari Pemerhati Lingkungan Budaya dan Sosial berpendapat bahwa pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan harus memperhatikan proses yang ada, karena banyak pembangunan yang baik terkendala dalam proses yang kurang baik.

Sementara itu, Safaruda dari GMNI menyoroti terkait Tim Terpadu yang tugasnya mengawasi kegiatan anak sekolah di luar ketentuan seperti jam malam dan pada jam belajar mengajar. Masukannya adalah Tim Terpadu ini tidak cukup hanya Satpol PP dan WH saja, melainkan dapat melibatkan instansi vertikal serta organisasi kepemudaan.

Berbagai pendapat lain yang berkembang dalam forum tersebut pada intinya terangkum dalam pendapat-pendapat yang telah disampaikan di atas.

Pada akhir sesi, Bupati Haili Yoga mengatakan bahwa seluruh masukan yang diberikan sudah baik dan bertujuan untuk membangun Kabupaten Aceh Tengah. Beliau tertarik dengan pernyataan terkait ketenagakerjaan.

“Saya tertarik dengan masukan soal ketenagakerjaan. Usaha-usaha seperti swalayan di Kabupaten Aceh Tengah harus mempekerjakan lebih banyak pemuda dan pemudi Aceh Tengah, termasuk seperti PLTA,” ujar Bupati Haili Yoga.

Bupati Haili Yoga juga menjelaskan banyak program yang sudah dijalankan selama menjabat. Salah satunya adalah program pencegahan anak stunting.

“Beberapa program yang sudah berjalan adalah pencegahan anak stunting dengan mengerahkan perbankan dan perusahaan-perusahaan untuk mengasuh anak stunting yang dibagi di beberapa desa, sehingga outputnya kita menjadi juara dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), yaitu program dari BKKBN,” jelasnya.

Selanjutnya, Bupati Haili Yoga mengungkapkan program penguatan karakter religius melalui gerakan membaca Al-Quran.

“Program membaca Al-Quran sudah kita galakkan dengan mengajak Kepala OPD untuk selalu membaca Al-Quran, bahkan kita sudah membuat aplikasi laporan baca Al-Quran,” ungkapnya.

Menutup kegiatan, Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pemuda adalah kunci. Pemerintah tidak anti-kritik dan justru membutuhkan pemuda sebagai mitra kritis yang solutif untuk memastikan pembangunan Aceh Tengah di tahun 2027 berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. (M/ProkopimAT)