Jembatan Ayun Masih Terputus, Wakil Bupati Muchsin Gunakan Seling Melintas Ke Kampung Bergang, Karang Ampar dan Pantan Reduk

29

Takengon – Pekan Ke-4 Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah, Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP, kunjungi Kampung Bergang, Karang Ampar, dan Pantan Reduk melalui Jalan Digul Kabupaten Bener Meriah, Rabu, 24/12/25.

Perjalanan tersebut harus tersendat dikarenakan Jembatan Ayun yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah masih terputus. Perjalanan juga harus melalui jalan perkebunan yang hanya dapat dilalui oleh satu sepeda motor sebelum mencapai Jembatan Ayun.

Sungai Peusangan yang menjadi batas kedua kabupaten tersebut kini menyisakan hamparan yang lebih dari 100 meter saat Bencana Hidrometeorologi terjadi.

Demi menghindari kelaparan, masyarakat Kampung Bergang, Karang Ampar, dan Pantan Reduk mendirikan akses darurat berupa seling yang dihubungkan ke mesin kendaraan bermotor modifikasi untuk mempermudah penyeberangan.

Muchsin sembari menunggu antrian penyeberangan menyempatkan diri untuk berbincang bersama masyarakat sembari mendengarkan keluh kesah masyarakat pasca bencana melanda.

“Pemerintah masih berusaha membuka akses-akses yang tertutup longsor. Bapak Ibu jangan khawatir pemerintah terus bergerak untuk memulihkan fasilitas umum yang terkena banjir dan longsor” ungkap Muchsin di tengah masyarakat.

Masyarakat menyebutkan bahwa akses menggunakan seling tersebut digagas oleh masyarakat setelah 4 hari bencana melanda akibat tidak ada lagi akses yang dapat ditempuh.

Muchsin kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kampung Bergang, Karang Ampar. Dan Pantan Reduk untuk menginventarisir keperluan masyarakat hingga melihat langsung kondisi tiga kampung tersebut agar pemulihan dapat dilaksanakan dengan efektif.

Sekembalinya dari perjalanan tersebut Wakil Bupati Muchsin kembali menggunakan seling untuk mencapai Kampung Digul untuk kembali ke Takengon. (RH/ProkopimAT)