Para Camat Se Aceh Tengah, Duduk Rembuk Rutin Bersama Bupati Shabela

308

Takengon – Hadiri rapat koordinasi dengan para Camat se Kabupaten Aceh Tengah, Bupati Drs Shabela Abubakar menekankan perlunya para Camat untuk merespon dan memberikan perhatian serius terkait Kebencanaan dan Penerapan Syari’at Islam di seluruh wilayah dalam Kabupaten Aceh Tengah.

Dibuka oleh, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesra Setdakab Aceh Tengah Drs. H. Mursyid, M.Si, rakor rutin para camat kali ini, dirangkai dengan jamuan silaturahmi yang dikoordinir Camat Bintang, Camat Atu Lintang dan Camat Ketol, berlangsung di salah satu, lokasi wisata pinggir Danau Lut Tawar, Pante Gemasih, Kelitu, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (16/11/2022).

Pada rapat koordinasi tersebut Bupati menyampaikan beberapa poin yang harus menjadi perhatian lebih bagi para Camat. Diantaranya, semua Kecamatan diarahkan lebih tanggap menghadapi bencana alam dan juga wabah serta diharapkan merespon dengan baik penerapan syariat islam.

Terkait dibeberapa Kecamatan yang rawan bencana dan pelangaran Syariat Islam Bupati menginstruksikan para Camat untuk memastikan kondisi tersebut dapat tertangani dengan baik, dan segera mengkoordinasikan pada pihak terkait, yang dalam kesempatan itu langsung turut dihadiri Kadis Syariat Islam dan juga Kalak BPBD Aceh Tengah.

Selain itu, demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berakrifitas, para Camat juga diminta untuk bersikap tegas dan menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan umum yang menang menjadi fungsi melekat seluruh aparat kepemerintahan.

“Lakukan pembinaan dan pengawasan, dimana pun dan kapan pun juga, sebagaimana Kita, Masyarakat juga menginginkan kenyamanan dan ketentraman di segala sektor, dan tugas kita bersama untuk mewujudkannya”, terang Bupati Shabela.

Dalam persiapan menghadapi musim penghujan dan rawan bencana, Bupati menekankan untuk tidak lengah dengan cuaca yang sering berubah. apalagi hujan yang masih mengguyur beberapa hari kebelakang, persiapan menghadapi resiko kebencanaan harus tetap menjadi fokus semua pihak.

“Segera petakan wilayah yang berpotensi menjadi titik sebaran rawan bencana atau langganan berisiko bencana di wilayah masing-masing, agar kita semua bersama satgas bisa menyusun langkah strategis dalam menghadapi kemungkinan terburuk yang sewaktu-waktu dapat terjadi nantinya”, Ulas Bupati.

Terakhir Bupati juga kembali menekankan, agar para Camat yang hadir juga memperhatikan, permasalahan yang berkaitan dengan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penanganan penurunan angka stunting, yang juga menjadi perhatian penting bagi seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari pusat hingga ke daerah saat ini, tegas Bupati kembali mengingatkan seluruh camat yang berhadir.

Usai arahan dari Bupati, rapat dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi oleh para Camat secara bergantian. Secara umum para Camat siap melaksanakan segala kesepakatan pada rapat koordinasi tersebut, khususnya dalam hal terkait Kebencanaan dan Penerapan Syari’at Islam di seluruh wilayah dalam Kabupaten Aceh Tengah. (HMA/ProkopimAT)

X