Rencana Bangun Dry Port Di Aceh Tengah, Shabela: Kita Jaga Keaslian Kopi Gayo

70

Takengon – Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar mengadakan pertemuan dengan Tim Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) terkait rencana pembangunan Dry Port (Pelabuhan Darat) di Aceh Tengah, Jum’at (11/06) bertempat di Pendopo Bupati setempat.

Dalam pertemuan tersebut Bupati turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah Subhandhy, AP, M.Si, Asisten Ekonomi dan Pembangunan H. Harun Manzola, SE, MM, Kepala Bappeda, Kadis Perindagkop, Kadis Perhubungan, Plt. Kadis Perkim, Kadis Pertanian, Kadis Penanaman Modal dan Perizinan, Kadis Dukcapil, Kadis Parpora dan Kabag Ekonomi Setdakab Aceh Tengah.

Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa dibangunnya Dry Port ini bertujuan Untuk meningkatkan PAD Kabupaten Aceh Tengah dan menjaga keaslian Kopi Gayo yang akan dikirim.

“Dengan dibangunnya Dry Port di Aceh Tengah kita harap dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita sekaligus juga menjaga keaslian Kopi Gayo yang akan kita ekspor”, ucap Shabela.

Menurut Shabela, selama ini Kopi Gayo khususnya dari Aceh Tengah yang diangkut ke Sumatera Utara untuk diekspor ke Luar Negeri melalui pelabuhan Belawan diragukan keasliannya.

“Jadi nanti Kopi kita yang mau diekspor akan masuk petikemas dan disegel langsung di Dry Port kita, sehingga Kopi Gayo terjamin keasliannya”, jelasnya.

Untuk proses ekspor, direncanakan akan melalui Pelabuhan Krueng Geukeuh yang sudah siap menampung dan telah memiliki izin ekspor.

Sementara itu, Ir. Mutharuddin, M.Si., M.M.Tr selaku Tim Kemenhub RI menyebutkan pihaknya akan melakukan kajian terkait pembangunan Dry Port di Aceh Tengah.

Berdasarkan pemantauan Tim Kemenhub RI perlu peningkatan ruas jalan yang saat ini belum memadai.

“Ada tiga titik ruas jalan di jalur KKA yang perlu ditingkatkan untuk bisa dilewati oleh angkutan petikemas” terangnya.

“Baik ruas jalan maupun aspek lainnya kami akan melakukan kajian-kajian lebih lanjut”, tambah Mutharuddin.

Untuk lokasi pembangunan Dry Port direncanakan terletak di Jalur Dua Paya Tumpi-Mendale. Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada dekat dengan jalan Nasional. (KS/Humas)