Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wabup Muchsin Hasan Lepas 2.500 Santri Dari Dayah Se-Kabupaten Aceh
Takengon – Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP, didampingi Ketua BKMT Aceh Tengah, Vitriani Muchsin Hasan, melepas 2.500 santri dari seluruh dayah dalam Kabupaten Aceh Tengah dalam kegiatan pawai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut dilepas dari Lapangan Setdakab Aceh Tengah, Selasa, 25/08/26.
Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 9 dayah yang total pesertanya 2.500 santri. Adapun dayah yang brtpartisipasi dalam kegiatan tersebut yaitu Dayah Ulumul Quran Bebesen, Dayah Darul Mutaalimin Blang Kolak II, Dayah Maqamah Mahmuda, Dayah Darul Mukhlisin Bur Jimet, Dayah Al-Azhar Pegasing, Dayah Az Zahra Asir-Asir, Dayah Ruhul Amal Man 2 Takengon, Dayah Bustanul Ulum Lenga, Dayah Al Fatah Ummul Qura Pepalang.
Kegiatan ini dimaksud selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, juga untuk mengajak masyarakat meneladani Rasulullah serta menjadi penguat syiar-syiar Islam Di Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan begitu semarak dengan iringan shalawat yang dibantu dengan mobil-mobil dan ornamen dakwah yang dihadirkan oleh setiap dayah dalam Kabupaten Aceh Tengah.
Ketua Panitia Penyelenggara Pawai Maulid Nabi, Tgk. Syahkirin, dalam kesempatan berbeda mengatakan bahwa semarak pawai ini hendaknya membawa kebahagiaan karena memperingati hari lahir suri tauladan Kita serta menjadikan sabda-sabda Beliau sebagai contoh baik di kalangan masyarakat.
“Semarak pawai ini hendaknya membawa kebahagiaan karena memperingati hari lahir suri tauladan Kita serta menjadikan sabda-sabda Beliau sebagai contoh baik di kalangan masyarakat. Harapannya dengan adanya pawai ini maka Islam lebih eksis sesuai ajarannya” Ungkap Tgk. Syahkirin.
Adapun kegiatan dilepas dari Lapangan Setdakab menuju ke depan Polres Aceh Tengah, berlanjut ke depan Kodim 0106 Aceh Tengah, bergerak ke Terminal Lama menuju Simpang Wariji dan berakhir lagi di Lapangan Setdakab Aceh Tengah.
Dalam kesempatan melepas kegiatan pawai, Wabup Muchsin menyapa seluruh peserta pawai. Beliau mengingatkan agar santri lebih percaya diri menjadi santri karena ijazah santri sekarang sudah diakui oleh negara sehingga santri dapat meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi hingga mencapai cita-cita.
“Para santri harus memiliki percaya diri yang lebih karena ijazah santri sekarang sudah diakui oleh negara sehingga santri dapat meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi hingga mencapai cita-cita. Selain itu, santri juga diajarkan untuk mandiri sehingga anak-anakku sekalian dapat mensyiarkan nilai Islam di tengah masyarakat dengan cara mengabdikan diri pada bangsa dan negara” ungkap Wabup Muchsin.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar dayah sehingga persatuan dayah di Kabupaten Aceh Tengah akan semakin terjaga dan ide-ide untuk mensyiarkan Agama Islam dapat tertuang ke dalam wadah yang lebih besar.
Menutup sambutannya Wabup Muchsin juga mengingatkan untuk para peserta menjaga ketertiban selama pelaksanaan pawai. Hal tersebut juga salah satu pelajaran di tengah masyarakat bahwasanya kegiatan yang diadakan untuk memperingati Maulid Nabi juga dicerminkan dalam sikap dan perilaku santri.
“Dalam pelaksanaan kali ini diharapkan kepada santri-santri untuk menjaga adab di tengah masyarakat. Kita sekarang memperingati Maulid Nabi dengan harapan dapat mencontoh sikap dan perbuatan Rasulullah, untuk itu mari kita gambarkan hal tersebut dengan menjaga ketertiban selama pelaksanaan pawai kali ini” tutup Wabup Muchsin.
Pelaksanaan berlangsung lancar dan aman serta semua santri kembali dengan selamat. Selanjutnya para santri bergerak kembali ke masing-masing dayah dengan tertib dan aman. (M/ProkopimAT)
